
BAB 3 : MENGINTAI CINTA KHALIFAH
SEBAIK dua potong kek Tiramisu diambil, mereka duduk di meja. Beberapa meja lain di dalam Secret Recipe dihuni pasangan muda. Termasuk mereka. Malam masih muda dan orang kian memenuhi pasaraya KB Mall.
“Apa khabar Laila?” Imran meluahkan sepatah ayat yang lahir dari kerinduan yang membusung.
Diam. Laila senyum dan menatap wajah kekasih. Saat pandangan menyatu dan debur emosi beralur dalam nafas yang paling agam, saat itu terasa sukma tenggelam dalam kolam cinta. Saat alam menjadi sepi dan kebisingan menjadi hilang, saat itu terasa bintang berkerdipan memancarkan sinar taram-temaram. Terasa ingin sekali masa itu terhenti dan detik itu statik pada noktahnya.





